Wali Kota Bogor: Menebar Hoax di Tengah Bencana Itu Menyedihkan
NEWS

Wali Kota Bogor: Menebar Hoax di Tengah Bencana Itu Menyedihkan

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto akhirnya bersuara atas tudingan politisi Mohamad Guntur Romli yang menyebut dirinya bahagia di atas kesusahan orang lain.

Guntur sebelumnya mencuit cibirannya terhadap Bima Arya Sugiarto selaku Wali Kota Bogor dan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta melalui unggahan sebuah foto di halaman Twitter-nya.

“Cengar cengir selfie di tengah warga Jakarta yang kebanjiran,” tulis Guntur memberi keterangan pada foto yang ia unggah.

Mencoba mengklarifikasi kabar tersebut, Bima menyebut foto yang diunggah Guntur di halaman media sosial Twitter-nya tidak diambil dalam momen bencana banjir yang terjadi pada awal 2020 ini.

“Bencana itu membuat duka. Tapi menebar hoax di tengah bencana itu menyedihkan. Beredar foto saya dengan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan sedang berswafoto di Bendung Katulampa Bogor yang diunggah ulang pada 2 Januari 2020 Seolah tak empati dengan musibah,” ungkap Bima.

Lebih lanjut, politisi PAN tersebut mengatakan foto yang diunggah Guntur tersebut diambil pada 12 Februari 2018 disaat Anies Baswedan berkunjung ke Bogor untuk membicarakan kerjasama pencegahan banjir.

“Saat itu, pak Gubernur berkunjung ke Bogor untuk bicarakan kerjasama pencegahan banjir. Termasuk rencana bantuan Pemprov DKI untuk menganggarkan pembangunan kolam retensi di beberapa titik di Kota Bogor. Agar volume air ke Jakarta berkurang,” tuturnya.

Bima pun menggarisbawahi terdapat 26 titik longsor, 5 titik banjir lintasan, 7 rumah ambruk, 2 peristiwa pohon tumbang dan 1 titik kebakaran pada musibah banjir 1 Januari 2020 di kota Bogor.

Terakhir, ia pun menyebut korban longsor pun sudah dievakuasi ke titik aman untuk mencegah longsor susulan.

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.