Sinema Hoax Menangi Kontes Kartun 2 tahun AMSI
NEWS

Sinema Hoax Menangi Kontes Kartun 2 tahun AMSI

Kartun karya Ikhsan Dwiono, warga Semarang, Jawa Tengah, memenangi Kontes Kartun ‘Merdeka tanpa Hoax’ yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur. Hal ini disampaikan Arief Rahman, Ketua AMSI Jawa Timur, disela Seminar Nasional ‘Media Siber : Good Journalism versus Hoax di Era Post-Truth, Sabtu (18/5/2019) sore.

Kartun yang menggambarkan hoax layaknya film seri ini mengantongi nilai tertinggi, baik dari sisi orisinalitas, ide kreatif, kesesuaian tema, hingga artistik.

Sementara di posisi juara dua dan tiga, masing-masing diraih Agus Harsanta, warga Denpasar, Bali, dan Muhammad Nasir, warga Depok.

“Dengan demikian tiga nama ini juga yang berhak menerima hadiah dari AMSI Jawa Timur,” ujar Pemimpin Umum Lensaindonesia.com ini.

Kontes Kartun ‘Merdeka Tanpa Hoax’ adalah rangkaian kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi AMSI yang 18 April 2019 lalu berusia dua tahun. Sejak kontes dibuka, panitia menerima 81 karya yang dikirimkan oleh 28 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Surabaya, Kediri, Semarang, Depok, Jakarta, Denpasar, hingga Medan.

Dari daftar karya ini panitia memilih 60 kartun yang dianggap sudah memenuhi pra syarat kontes, kemudian diserahkan pada Dewan Juri Kontes Kartun guna dilakukan penilaian.

Dewan juri terdiri dari perwakilan Komunitas Kartunis Indonesia (Kartunesia) dan AMSI Wilayah Jawa Timur.

Tanpa Pemenang
Berbeda dengan kontes kartun yang kebanjiran peserta, Kontes Karya Jurnalistik Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) hanya diikuti empat karya yang dikirim oleh empat LPM di Indonesia.

Dari karya-karya ini Panitia memilih 1 karya yang dianggap sudah memenuhi pra syarat kontes, kemudian diserahkan pada Dewan Juri Kontes Karya Jurnalistik guna dilakukan penilaian.

Sayang, dewan juri yang terdiri dari perwakilan AMSI Wilayah Jawa Timur menilai, karya yang ada belum memenuhi standar orisinalitas, daya kritis, dan ide kreatif. Sehingga juri sepakat, Kontes Karya Jurnalistik LPM ini tidak memiliki pemenang.

“Keputusan juri ini bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Setelah pemberitahuan ini Panitia akan menghubungi masing-masing pemenang untuk menindaklanjuti pemberian hadiah sesuai informasi kontes yang sudah disampaikan,” jelas Arief. (hdl)

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.