Penutupan IDC 2021, Menkominfo Sedang Rancang UU Perlindungan Data Pribadi
NEWS PUBLICATIONS

Penutupan IDC 2021, Menkominfo Sedang Rancang UU Perlindungan Data Pribadi

Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) ditutup webinar dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate. Ia memaparkan pandemi Covid-19 membawa perubahan pada adopsi interaksi digital yang meningkat, sehingga penting regulasi perlindungan data pribadi.

“Tren digitalisasi turut mendorong periklanan di ruang digital. Peningkatan layanan digital selama pandemi mencapai 21 juta orang, sehingga pasar periklanan makin bergeliat di Indonesia,” jelasnya, Kamis (25/11) lewat virtual.

Menurut Menkominfo, jika perlu sebuah regulasi yang jelas dan komprehensif untuk perlindungan data pribadi bagi konsumen atau masyarakat Indonesia yang saat ini masih tahap rancangan.

“Seiring berkembangnya teknologi, tengah disusun produk hukum yang komprehensif, payung hukum utama perlindungan data pribadi di Indonesia, yaitu RUU PDP,” katanya,

Sejalan itu, lanjut Menkominfo, pemerintah akan membuka ruang kerja sama dengan stakeholder lain seperti akademisi, pelaku industri, masyarakat hingga media. Kolaborasi ini penting agar layanan digital di Indonesia semakin terkoneksi dan maju. “Periklanan digital di masa depan perlu beradaptasi secara menyeluruh dan ada pendekatan baru ke masyarakat,” tambahnya.

Ads Privacy Lead Google Asia Pacific, Mike Katayama menyambut baik kolaborasi antar stakeholder yang diutarakan Menkominfo. Menurut Mike, regulasi yang baik dipercaya dapat mendorong pertumbuhan layanan digital dan konsistensi bisnis. Sejalan dengan itu, pelaku industri harus membaca teliti regulasi dan menjalankan bisnis dengan tetap menghargai privasi data.

“Akhirnya, kita bisa menemukan standar baru untuk perilaku, standar baru untuk teknologi, tidak hanya digunakan untuk Google tapi untuk semuanya. Sehingga sektor bisnis dan pemerintah dapat bekerja sama,” jelas.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Ririek Adriansyah mengatakan, keberadaan RUU PDP sangat penting dan perlu diatur dengan sempurna. Menurutnya, data analytical sangat bermanfaat bagi pemerintah. Di sisi lain perlindungan data peribadi perlu diatur, sehingga tidak merugikan salah satu pihak.

“Saya rasa kita perlu mencari titik temu yang optimal, dengan tetap melindungi data pribadi dan secara positif melindungi data pribadi masyarakat,” kata Ririek.

Managing Director Wavemaker Indonesia, Amir Suherlan mengatakan, pelaku industri harus memahami dengan perlindungan data pribadi. Untuk itu, pelaku industri perlu didorong untuk menemukan format baru dalam hal penggunaan data.

“Saya yakin kita sudah mulai belajar cari alternatif lain. Karena concern perlindungan data ini sudah dimulai di negara lain jauh lebih awal,” katanya.

CEO Trans Corporation, Atiek Nur Wahyuni menyebut, bisnis media dan entertainment di pasar global meningkat sebesar 4,2 persen, bahkan di Indonesia, peningkatannya lebih signifikan yakni mencapai 9,6 persen.

“Karena data adalah sebuah aset besar yang berguna dan tentu harus digunakan dengan bijak dan baik. Perlindungan data bagi konsumen juga menjadi prioritas kami dalam menjalani bisnis,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung selama lebih dari dua jam ini dipandu Ketua Indonesia Digital Association (IDA), Dian Gemiano dan host Bella Fawzi. Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung 24-25 Nopember 2021, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. AMSI menghadirkan pembicara utama Wakil Menteri Perdagangan Jerry, Menteri Kesehatan Budi Gunadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate.

Ketua Panitia IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan, IDC merupakan kegiatan akbar AMSI, diharapkan pada 2022 bisa diselenggarakan lebih besar lagi melibatkan seluruh wilayah perwakilan AMSI di Tanah Air. Hingga Nopember 2021 ini AMSI memiliki perwakilan 23 wilayah yang meliputi 25 provinsi dengan anggota mencapai 372 perusahaan media online.

Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung dua hari ini terselenggara berkat dukungan dari Google, Astra, PT BNI (Persero) Tbk, Bank Raya, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), Bank BJB, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara dan MS Glow.

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.